oleh

Wanajaya-Hariang Sempat Terputus

BUAHDUA – Ruas jalan kabupaten, antara Desa Hariang, Kecamatan Buahdua, hingga Desa Wanajaya, Kecamatan Surian, sempat terputus akibat longsor. Longsor terjadi di Blok Lanjang Kuning, Desa Hariang, Kecamatan Buahdua, pada Rabu (23/11) sekitar pukul 20.00.

Longsor menutup badan jalan sehingga tidak bisa dilewati kendaraan roda dua atau pun roda empat. Kendaraan tidak bisa lewat antara pukul Rabu (23/11) pukul 20.00 hingga Kamis (24/11) pukul 07.00 pagi.

Seperti diungkapkan Kasi Pemerintahan Desa Wanajaya, Enjang Suhandra.

“Material longsor berupa tanah, batu dan sebuah pohon besar yang tumbang karena hujan disertai angin pada malam harinya. Semuanya menutup badan jalan,” ujar Enjang kepada Sumedang Ekspres di sela-sela kegiatannya, Kamis (24/11) kemarin.

Disebutkan Enjang, jalan tertimbun tanah dan batu sepanjang kurang lebih 20 meter. Sementara, pohon besar tumbang menghalangi jalan sepanjang 5 hingga 6 meter. Sebutnya, warga mulai membersihkan jalan dari material longsor sejak pukul 05.30.

“Jalan baru bisa dilalui sekitar pukul 07.00 meski dengan darurat. Terutama, bagi para pelajar yang hendak bersekolah,” terangnya.

Dikatakan Enjang, warga dari lima desa terus membersihkan jalan. Sebutnya, mereka datang dari Desa Hariang Kecamatan Buahdua, Desa Wanajaya, Ranggasari, Pamekarsari dan Desa Wanasari dari Kecamatan Surian.

Menurutnya, jalan dibersihkan dari batu, tanah dan pohon tumbang oleh warga dengan peralatan seadanya. Seperti, linggis, cangkul dan sinso. Terangnya, warga juga dibantu oleh UPTD PU Binamarga dan Damkar wilayah Conggeang dengan menyemprotkan air untuk membersihkan tanah dan lumpur dari jalan.

“Selain itu masih ada bantuan dari Polsek Surian dan Buahdua, Koramil Buahdua dan Satpol PP Kecamatan Buahdua. Sehingga untuk sementara kendaraan roda dua sudah bisa lewat sekitar pukul 10.00,” terangnya.

Enjang menambahkan, sementara ini jalan belum bisa dilalui roda empat. Karena, material sisa-sisa longsor masih mengenai badan jalan. Selanjutnya, sambungnya, warga masih menunggu peralatan berat yang akan mebesihkan material longsor tersebut.

Katanya, sampai saat ini belum diketahui adanya korban jiwa. Pasalnya, masih adanya timbunan batu, kayu dan tanah belum digali secara keseluruhan.

“Mudah-mudahan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” harapnya.

Menurutnya, longsor sudah sering terjadi di lokasi Blok Lanjang Kuning Desa Hariang. Sebutnya, sebelumnya sudah pernah kejadian dan dilakukan pembersihan dengan peralatan berat juga.

“Kejadian longsor diperkirakan sudah lebih dari lima kali. Kami mengharapkan Pemkab Sumedang memperhatikan jalur ini karena sangat riskan apabila dilalui,” tukasnya.

Terpisah, Camat Buahdua, Tono Suhartono mengatakan akses jalan itu sangat penting bagi warga di beberapa desa di Kecamatan Surian. Sebutnya, jalan itu merupakan jalan pintas menuju Kecamatan Surian ataupun Kecamatan Buahdua.

“Jalan itu sebenarnya wewenangnya berada di Pemkab Sumedang. Tetapi, karena merupakan akses penting bagi warga, maka Pemerintahan Kecamatan dan Desa berusaha membersihkan akses jalan itu dari material longsor,” terangnya.

Saat ini, kata dia, pihaknya masih menunggu alat berat dari instansi-instansi terkait di Kabupaten Sumedang. Katanya, koordinasi terus dilakukan dengan berbagai pihak untuk mengeruk material longsor tersebut dengan peralatan berat.

“Mudah-mudahan secepatnya akses Wanajaya – Hariang dapat kembali normal. Kami masih menunggu peralatan berat untuk didatangkan,” tutupnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed