Warga Bangun Pamsimas

Peliput/Editor: atep bimo

Warga Bangun Pamsimas

ATEP BIMO ARIO SUTEJO/SUMEKS TINJAU: Ketua Satuan Pelaksana pembangunan Pamsimas, Asih Melawati SAg saat meninjau warga yang membangun Pamsimas di mata air Cangkurawok, kemarin.

PASEH – Warga Dusun Tiga Desa Bongkok Kecamatan Paseh membangun Pengelolaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di mata air Cangkurawok. Pembangunan sendiri sudah dilakukan selama 11 hari, sejak Minggu (4/10) lalu.

Pengerjaan dilakukan oleh swadaya masyarakat Dusun Tiga dengan melibatkan sekitar 20 orang setiap harinya. Sementara, untuk hari libur dilakukan kurang lebih oleh 100 orang.
Hal itu diungkapkan Ketua Satuan Pelaksana (Satlak) pembangunan Pamsimas, Asih Melawati SAg.
“Warga sangat antusias ikut serta membangun Pamsimas ini. Terutama apabila hari libur, pengerjaan dilakukan oleh sekitar 100 orang. Mulai bapak-bapak, ibu-ibu sampai anak-anak turut serta,” kata Asih saat ditemui Sumeks di lokasi pembangunan Pamsimas, kemarin.

Asih menambahkan, manfaat dari pamsimas ini nantinya akan dirasakan oleh warga Dusun Tiga. “Dan, mendapat bantuan dari APBN,” tambahnya. Asih

menerangkan, sebenarnya letak mata air Cangkurawok berada di Desa Paseh Kidul. Namun, lahan dimana mata air itu berada sudah menjadi milik warga Dusun tiga. “Oleh warga, mata air itu dimanfaatkan airnya untuk Pamsimas,” terangnya.

Kini, sambungnya, kegiatan yang sedang dilakukan yaitu membangun Tembok penahan Tebing (TPT) dan Bronchaftering (sistem penyaringan). Menurutnya, TPT akan berfungsi untuk menampung air dari mata air. Kemudian, air dialirkan melalui pipa ke Bronchaftering yang terdiri dari split dan pasir kasar dengan memakai sekat. Setelah melalui bronchaftering, air dimasukkan ke bak penampungan dan dialirkan ke pipa menuju penampungan (reservoar) di Dusun tiga sejauh kurang lebih empat kilometer.

“Dari reservoar, melalui pipa, air langsung dialirkan ke rumah-rumah warga. Sistem yang dipakai pamsimas sendiri menggunakan sistem gravitasi. Yaitu, air langsung dialirkan ke pipa-pipa karena letak mata air lebih tinggi dari pemukiman warga,” jelasnya.

Dikatakan Asih, pembangunan ini direncanakan akan selesai sampai Bulan Desember, termasuk sampai pelaporan data.
“Terkait sarana, target pertengahan Nopember harus sudah beres,” tandasnya.
Asih berharap, dengan debit 1,5 liter/detik air bisa mencukupi kebutuhan warga hingga warga mendapatkan air bersih dan layak uji kesehatan.
“SPAM bisa terpelihara dan pola hidup masyarakat sesuai standar kesehatan,” pungkasnya. (atp).

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js