Warga Tak Tahan Kabut Asap Gunung Kareumbi

Warga Tak Tahan Kabut Asap Gunung Kareumbi

Petugas kepolisian bersama warga bahu membahu memadamkam api di kawasan Gunung Kareumbi

Peliput/Editor: iqbal/iman nurman

Bencana asap tidak hanya dialami masyarakat di Pulau Sumatera maupun Kalimantan. Di Sumedang, meski dampak asap akibat kebakaran hutan tidak separah di dua pulau itu, namun juga mengganggu aktivitas warga, khususnya yang berdomisili di Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi (TBGMK) bagian utara, yang terletak Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang. Berikut liputannya.

Terhitung sejak 17 hari terakhir, warga di kaki Gunung Masigit mengaku tidak bisa tidur nyenyak. Kebakaran hutan yang terjadi di kawasan itu, membuat warga waswas jika si jago merah merembet ke permukiman warga.
Namun yang saat ini sudah dirasakan warga dari dampak kebakaran hutan, adalah kabut asap. Bahkan, beberapa warga terpaksa diungsikan ke rumah kerabat yang berada di luar wilayah asap.

Sementara itu, sebagian warga, terutama laki-laki, bersama anggota Koramil bahu membahu, memadamkan sejumlah titik api yang kian hari terus bertambah. Parma, warga setempat, mengaku tidak tahu dari mana sumber api tersebut. Apakah dari titik api sebelumnya yang sempat dipadamkan atau titik baru. “Kami bersama rekan-rekan lainnya masih memantau titik api yang masih menyala,” ujarnya.

Ia dan warga lainnya mengaku khawatir, api akan terus menyala. Selama beberapa terakhir ini, pun mereka mulai terganggu kabut yang bersumber di kawasan hutan di daerah Tanjungwangi perbatasan Sumedang-Kabupaten Bandung.

“Kalau tidak ditindaklanjuti dengan baik, kami takut api akan teus menyala dan meluas. sedangkan dampak kabut asap sudah dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menuturkan, kencangnya tiupan angin membuat titik api menyebar ke wilayah perbatasan Sumedang-Kabupaten Bandung. Bahkan, hingga ke Nagreg. Meskipun api membakar hutan di Kecamatan nagreg terjadi sejak empat hari, banun baru Senin (26/10), pihak kepolisian mendapatkan laporan.

Kapolsek Nagreg Kompol Agus Sobri langsung mengecek ke lapangan. “Kebakaran baru diketahui (kepolisian) sekarang. Kami langsung mengerahkan warga dan aparat untuk memadamkan api,” ujar Agus ketika melakukan pengecekan ke TBMGK Barat.

Agus juga memberikan keterangan, kebakaran di TBGMK bagian barat merupakan imbas kebakaran di Gunung Kareumbi bagian Sumedang. Menurutnya, kebakaran sudah melahap sekitar lima hektar lahan di blok Helem di wilayah Cibodas, Desa Nagreg, Kecamatan Nagreg Kendan. (*)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.