oleh

Widodo: Saya Tidak Terbebani Masalah Cost Politik

BERDIRI SENDIRI

KOTA – Paska resmi mendaftar ke KPU Sumedang sebagai calon bupati, Kompol (Purn) H Setya Widodo makin optimis berkontestasi di Pilkada 2018 mendatang. Widodo pun mengaku, nothing to lose alias tidak merasa terbebani dalam hal finansial untuk cost (biaya) politik dalam keikutsertaan di Pilkada Sumedang.

“Tidak ada bantuan dari satu rekanan pun yang membiayai keikutsertaan saya di Pilkada 2018 ini,” katanya usai melakukan PH (Pelepasan Hak) pembebasan lahan miliknya yang terdampak proyek Tol Cisumdawu ditemui di kediamannya, baru-baru ini.
Widodo yang akan didampingi calon wakil bupati Sonia Sugian ini menuturkan, dirinya menolak bantuan cost politik dari pengusaha maupun pihak-pihak lainnya.

“Cost politik saya keluarkan sendiri, dari kantong pribadi sendiri, uang halal dari hasil usaha atau bisnis, dan hasil pelepasan hak atas sejumlah bidang tanah yang terdampak proyek Tol Cisumdawu,” ujarnya.

Sebab, lanjut Widodo, adanya bantuan cost politik dari pengusaha atau pihak rekanan, nantinya akan berdampak dan berpengaruh terhadap kebijakan yang akan dilaksanakan di Pemkab Sumedang, manakala nantinya terpilih menjadi bupati Sumedang.

“Pendapat saya, siapa pun yang memberikan bantuan berupa cost politik untuk pilkada, nantinya dapat memengaruhi kebijakan-kebijakan pemerintahan yang akan dijalankan,” sebut Widodo.

Menurut mantan pejabat Polres Sumedang tersebut, tidak ada makan siang yang gratis. Dalam arti, si pemberi cost politik akan menuntut sesuatu manakala nantinya takdir menentukan terpilih sebagai bupati Sumedang periode 2018-2023.

“Sehingga, manakala kita jadi pada saatnya, si pemberi cost politik akan meminta imbalan sehingga dapat mengganggu kebijakan dan memengaruhi program-program yang sudah ditetapkan dalam visi misi yang sebelumnya telah disusun hanya untuk kepentingan masyarakat Sumedang, jadi malah melenceng jauh dari visi misi itu. Dampaknya buruknya masyarakat Sumedang juga yang akan merasakan,” tuturnya.

Widodo menegaskan, pencalonannya pada Pilkada 2018 ini, sepenuhnya merupakan biaya dari kantong pribadi.
“Hari ini (Senin sore) Alhamdulillah saya telah melaksanakan pelepasan hak atas sejumlah bidang tanah yang terdampak Tol Cisumdawu. Dan dari dana tersebut akan saya gunakan untuk membiayai pilkada,” terangnya.

Sehingga, kata Widodo, dalam keikutsertaan pada kontestasi pilkada ini, dirinya maupun Sonia Sugian tidak membebankan kepada pihak manapun.

“Dengan begitu, nantinya pun tidak ada intervensi dari pihak manapun yang akan merugikan masyarakat Sumedang. Jadi tujuan maju di pilkada dengan mencalonkan diri pun tidak terbersit niat lain, selain demi kepentingan masyarakat Sumedang. Dan tentunya, secara politik juga tidak terbebani,” tandasnya. (bay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed