oleh

Wilayah Eropa Diguncang Korona, Ekspor Mangga Gincu Kini Ditutup

SUMEDANGEKSPRES.COM – Wabah pandemi virus korona menghajar berbagai bidang kehidupan, tidak terkecuali bidang pertanian. Seperti, pertanian Mangga Gedong Gincu di wilayah Kabupaten Sumedang.

Hal itu diakui Ketua Asosiasi Petani Mangga Kabupaten Sumedang Inta Suminta saat berbincang dengan Sumedang Ekspres beberapa waktu lalu.

Ia mengaku, ekspor mangga ke beberapa negara Asia dan Eropa dari wilayahnya hancur. Bahkan, pasar buah tempat petani memasarkan hasil panennya di Cibitung Kabupaten Bekasi direncanakan akan ditutup.

“Pemasaran mangga gedong gincu saat ini hancur. Berdasarkan laporan petani sayur yang baru pulang, Pasar Buah Cibitung Kabupaten Bekasi rencananya akan ditutup. Hingga, ekspor mangga gedong gincu terancam gulung tikar,” ujar Inta.

Dikatakan, dirinya mempunyai mitra yang pangsa pasarnya negara negara eropa. Menurut mereka, setelah wilayah Eropa terkena wabah pandemi virus Corona, semua ekspor di stop.

Dijelaskan, para eksportir baru merencanakan kembali mengekspor buah buahan setelah wabah virus corona selesai. Dan, berharap ekspor buah buahan bisa mulai dilakukan pada September 2020.

“Awalnya cuma ekspor ke Cina yang ditutup, sekarang pangsa pasar ke eropa yang ditutup. Saat ini untuk Cina dan Rusia sudah mulai kembali dibuka,” jelasnya.

Menurutnya, selain mangga ada beberapa komoditas pertanian yang di ekspor ke Eropa dan Asia harus dihentikan. Seperti, komoditas hampir seluruh jenis buah dan sayuran.

“Sebenarnya negara Rusia, Jumat (27/3) lalu minta sampel mangga lagi. Tapi belum ada yang panen. Selain itu, exportir juga terkendala karena kesulitan pesawat. Sementara, lewat laut kelamaan dan bisa busuk di jalan,” terangnya. (atp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed