Wow! Kantor Desa Cigintung Jadi Mewah

Peliput/Editor: heri purnama

FT A Wabup Sumedang, H Eka Setiawan didampingi Kades Cigintung Warniasih, saat penandatanganan prasasti. (FOTO-FOTO: HUMAS PEMKAB SUMEDANG & HERI PURNAMA/SUMEKS)

CISITU-Kepala Desa Cigintung, Kecamatan Cisitu, Warniasih, bersyukur pembangunan kantor desanya sudah selesai dan dapat dipergunakan. Di hadapan Wakil Bupati Sumedang, H Eka Setiawan, ia melaporkan rehabilitasi dan perluasan kantor desa dimulai sejak Oktober 2014 yang dilakukan secara bertahap. “Proses pembangunannya cukup lama karena menyesuaikan dana yang tersedia. Awalnya sebesar Rp. 100 juta dari pos Sapras (Sarana Prasarana) Tahun Anggaran 2014. Di tahun 2015 kami mendapatkan anggaran yang sama besarnya Rp. 100 juta masih dari Sapras, ditambah dari Dana Desa sebesar Rp. 250 juta,” ujarnya saat peresmian Kantor Desa Cigintung, Kecamatan Cisitu (16/11).

Ia juga mengakui masih mempunyai ‘PR’ untuk melengkapi fasilitas kantor desa seperti pengerjaan pagar dan pengadaan mebelair kantor. “Selain pagar dan mebelair, kami juga berencana untuk merehab GOR Desa. Mudah-mudahan di tahun anggaran 2016 bisa kami laksanakan,” tuturnya.

Sebelumnya, penyambutan Wakil Bupati Sumedang, dilakukan secara meriah dengan hadirnya berbagai pertunjukan seni tradional. Sesaat turun dari kendaraan langsung didaulat menaiki kuda renggong dan bergabung bersama iring-iringan grup kesenian menuju lokasi peresmian.

Berbagai tetabuhan musik tradisional tak henti-henti mengalun mengiringi rombongan Wakil Bupati yang disambut antusias oleh warga sepanjang jalan yang dilewati. Selain Kuda Renggong, Tari Umbul dan Kuda Lumping merupakan grup kesenian yang ikut meramaikan kedatangan tamu undangan.

“Banyak sekali kesenian yang ditampilkan. Ini bentuk partisipasi dan syukur warga dalam acara ini. Tentunya patut diapresiasi. Kalau satu desa ada tujuh kesenian saja, berapa kalau se-Kabupaten yang jumlah seluruhnya 276 desa. Ini adalah kekayaan kita yang harus dipelihara,” ucapnya.

Selain itu, Desa Cigintung merupakan desa yang punya berpotensi sebagai gerbang wisata Waduk Jatigede, desa yang berjarak kurang lebih 1 kilometer ke bendungan Jatigede itu, menjadi salah satu desa yang harus dikonsep sebagai desa wisata. “Untuk warga Desa Cigintung, harus bisa memanfaatkan keberadaan waduk ke-2 terbesar di Asia untuk dijadikan aset tak ternialai,” kata dia.(eri)

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.